GARUDAMERAH.MY.ID, TARANTO — Calon kapal induk Indonesia, Giuseppe Garibaldi (551), resmi memasuki Taranto Canal di Italia Selatan pada Senin, 24 Agustus 2026. Kedatangan kapal tersebut menandai gelaran upacara penurunan bendera terakhir setelah 40 tahun berbakti secara penuh bagi armada Angkatan Laut Italia (Marina Militare).

Usai seremoni penonaktifan (decommissioning) tersebut, Giuseppe Garibaldi (551) secara resmi berganti nama menjadi KRI Gadjah Mada. Kapal induk ini dijadwalkan langsung bertolak menuju rumah barunya di Pangkalan Utama Teluk Ratai, Lampung (Lanal Lampung), dengan diawasi penuh oleh 100 prajurit terbaik TNI Angkatan Laut.

https://youtu.be/r_oBryjkLnY?si=jnzKUmWTGC9wlvO2

Memperkuat Alutsista TNI AL di Pangkalan Utama Teluk Ratai

Pengalihan kapal induk ini menjadi tonggak sejarah baru dalam modernisasi alutsista Indonesia. Penempatan KRI Gadjah Mada di Teluk Ratai, Lampung, diproyeksikan untuk memperkuat ketahanan maritim dan menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia.

  • Pengawalan Ketat: Didukung oleh 100 prajurit pilihan TNI AL yang telah menyelesaikan pelatihan integrasi teknis di Italia.
  • Fungsi Strategis: Menjadi pusat komando taktis dan pengangkut armada udara di kawasan perairan barat Indonesia.
  • Ekspektasi Kedatangan: Pelayaran dari Italia menuju Pelabuhan Lampung diperkirakan menempuh perjalanan beberapa pekan dengan pengawasan penuh.

Kehadiran KRI Gadjah Mada di jajaran armada Angkatan Laut Indonesia diharapkan semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai kekuatan maritim utama di kawasan Asia Tenggara.

#GArudaMerah

By MIN_GAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *