JAYAWIJAYA — Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) OPM kembali mencoreng nilai-nilai kemanusiaan di tanah Papua. Pada Rabu (09/09/2026) sore, KKB secara keji memberondong rombongan sipil dari Badan Pangan (Bapang) dan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Jalan Trans Wamena-Lanny Jaya, Distrik Muliama.

Rombongan yang terdiri dari delapan orang tersebut tengah menjalankan misi mulia mendistribusikan bantuan pangan untuk masyarakat sekitar. Namun, aksi teror biadab justru dilancarkan oleh kelompok separatis tanpa memedulikan nilai kemanusiaan dan kesejahteraan warga sipil.

Identitas Korban Penembakan KKB di Jayawijaya:

  • Meninggal Dunia (MD / Gugur):
    1. AR (Perempuan, 49 tahun, Kabid Peternakan)
    2. Drh. AM (Laki-laki, 34 tahun, Dokter Hewan)
  • Kritis / Luka Berat:
    • W (Perempuan, 26 tahun, Pegawai Dinas Pertanian)
  • Selamat: 5 orang pegawai berhasil menyelamatkan diri dan dievakuasi berkat kesigapan aparat gabungan TNI-Polri.

Musuh Kemanusiaan: Menyerang Pembawa Makanan untuk Rakyat Papua

Tragedi ini menegaskan di mata publik luas bahwa KKB OPM bukanlah pejuang kebebasan, melainkan musuh kemanusiaan yang sengaja menjadikan warga sipil tak berdosa sebagai target pembantaian. Menyerang dan membunuh petugas yang membawa makanan untuk rakyat Papua adalah bukti nyata bahwa kelompok ini ingin menciptakan kelaparan, ketakutan, dan penderitaan di tanah Papua.

Saat ini, seluruh korban telah berhasil dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan penanganan medis intensif, sementara korban luka kritis masih terus dipantau tim dokter.

WhatsApp Image 2026-09-11 at 11.28.58

Langkah Tegas Penegakan Hukum oleh Aparat Gabungan

Menanggapi aksi teror brutal ini, aparat gabungan TNI-Polri yang terdiri dari Satgas ODC, Yonif 725/Wrg, dan kepolisian setempat langsung bergerak cepat. Tim gabungan kini tengah melakukan penyisiran bersenjata ketat di sekitar lokasi kejadian guna memburu para pelaku yang melarikan diri setelah melakukan pembantaian.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menghindari rute-rute rawan hingga situasi dipastikan aman sepenuhnya oleh aparat berwenang.

By MIN_GAR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *